5 Tips Membuat Resume/ Curriculum Vitae yang Tidak Boleh Kamu Lewatkan

Seleksi Curriculum Vitae (CV) atau resume adalah tahap penilaian pertama sebuah perusahaan terhadap Anda, para pencari kerja. Ingatlah bagaimana resume yang selama ini Anda punya. Sudahkah cukup baik dan menarik bagi (calon) pimpinan Anda? Jadikan Anda layak menempati posisi yang ditawarkan dengan tips berikut ini.

1. Data pribadi yang lengkap dan benar

Data pribadi adalah hal pertama yang ingin diketahui pihak perusahaan. Berikanlah data Anda secara lengkap, seperti nama, alamat, dan nomor telepon. Kesalahan nomor telepon, misalnya, akan menyulitkan pihak perusahaan untuk menghubungi Anda. Akibatnya, kesempatan wawancara bisa terlewatkan.

2. Informasi yang relevan

Saat menulis resume, ingatlah selalu bahwa pemimpin perusahaan hanya ingin mengetahui informasi yang berhubungan dengan pekerjaan. Setiap menulis resume, tanyakan diri Anda: apakah fakta yang ditulis akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang diinginkan? Bila jawabannya “tidak”, jangan tulis fakta tersebut dalam resume Anda

.3. Fokus pada prestasi, bukan hanya tanggung jawab pekerjaan

Tulislah prestasi Anda dalam angka-angka ketimbang hanya menulis tanggung jawab pekerjaan. Misalnya, tulislah “mengurangi 30% waktu penyelesaian laporan” ketimbang menulis “membuat laporan”. Frasa pertama terlihat lebih kuat karena membuat Anda tampak lebih baik di mata pihak perusahaan. Perlu diingat, jelaskanlah prestasi Anda dalam kalimat singkat dan padat. Penjelasan dengan paragraf panjang membuat pemimpin perusahaan tak tertarik membacanya.

4. Gunakan gaya bahasa yang tepat

Menggunakan gaya bahasa yang tidak tepat membuat pihak perusahaan menganggap Anda tidak serius membutuhkan pekerjaan. Karena itulah, gunakan gaya bahasa yang resmi. Jangan gunakan bahasa yang biasa Anda gunakan untuk chatting, atau mengirim pesan singkat.

5. Baca kembali resume

Baca sendiri resume Anda untuk mengetahui berbagai kesalahan yang mungkin Anda lewatkan. Lalu, minta orang lain untuk membacanya dan memberi pendapat. Jangan hanya bergantung pada pemeriksa ejaan otomatis karena perangkat tersebut tidak bisa secara akurat mengetahui kesalahan bahasa (grammar mistakes).

Kamu bisa lihat contoh CV sederhana namun memikat di sini